Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemampuan Sosialisasi Anak Usia Prasekolah Di Gampong Meunasah Alue Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara
DOI:
https://doi.org/10.54460/jifa.v6i1.1Keywords:
Pola Asuh Orang Tua, Kemampuan Sosialisasi AnakAbstract
Pola asuh orang tua dalam mengasuh, merawat, mendidik dan bertindak yang merupakan suatu aktivitas kompleks yang melibatkan banyak perilaku spesifik dalam mengarahkan anak-anaknya, yang terdiri dari pola asuh demokrasi, pola asuh otoriter dan pola asuh permisif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi anak usia prasekolah. Penelitian ini bersifat analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang mempunyai anak usia prasekolah dengan jumlah sampel 50 orang tua. dengan menggunakan tehnik total sampling. Data dikumpulkan dengan mewawancarai responden menggunakan kuisioner.Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan komputerisasi dan dianalisis dengan Uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang menerapkan pola asuh demokrasi dengan baik maka kemampuan sosialisasi anak baik yang artinya ada hubugan antara pola asuh demokrasi dengan kemampuan sosialisai anak dengan nilai p value = 0,001 (p<0,05), orang tua yang menerapkan pola asuh otoriter dengan baik maka kemampuan sosialisasi anak baik yang artinya ada hubugan antara pola asuh otoriter dengan kemampuan sosialisai anak dengan nilai p value = 0,000 (p<0,05), dan orang tua yang menerapkan pola asuh permisif dengan baik maka kemampuan sosialisasi anak baik yang artinya ada hubugan antara pola asuh permisif dengan kemampuan sosialisai anak dengan nilai p value = 0,003(p<0,05)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Mirna, Mahli, Musdarianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) ;





