Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Dengan Kenaikan Berat Badan
DOI:
https://doi.org/10.54460/jifa.v9i2.102Keywords:
Lama Penggunaan, Kenaikan Berat BadanAbstract
Efek samping kontrasepsi suntik yang paling tinggi frekuensinya yaitu peningkatan berat badan. Kontrasepsi suntik 3 bulan merangsang pusat pengendali nafsu makan dihipotalamus yang menyebabkan akseptor makan lebih banyak dari pada biasanya dan menurunkan aktivitas fisik,akibatnya pemakaian suntikan dapat menyebabkan berat badan bertambah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara lama Penggunaan Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Dengan Kenaikan Berat Badan. Jenis penelitian bersifat analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB Suntik 3 bulan dari penggunaan minimal 6 kali suntikan berjumlah 43 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden dengan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan ≥ 3 tahun yaitu sebanyak 30 orang (69,8%), mayoritas responden dengan kenaikan berat badan < 5 Kg yaitu sebanyak 22 orang (51,2 %). Kesimpulan pada penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kenaikan berat badan dengan nilai P-Value 0,001 (P ≤ 0,05). Saran pada penelitian ini diharapkan pada tenaga kesehatan agar berperan aktif dengan cara memberikan konseling atau pendidikan kesehatan tentang efek samping alat kontrasepsi suntik 3 bulan terutama efek samping tentang kenaikan berat badan selama pemakaian KB.
References
Arikunto. (2017). Prosedur Penelitian.
Dewi, R., & Dewi, R. (2023). Gambaran Efek Samping Kontrasepsi Kb Suntik 1 Bulan Pada Akseptor Kb Suntik 1 Bulan Di Rumah Bersalin. 13(26).
Dinas Kesehatan Aceh Selatan. (2023). Jumlah Peserta KB.
Erdika Grestasari L. Hubungan antara Tingkat Pendidikan, Pengetahuan, dan Usia Ibu Pus dengan Pemilihan Jenis Kontrasepsi di Desa Jetak Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Sragen. In Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2014.
Fenniokha, N. G., Kurniasari, D., & Evayanti, Y. (2022). Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Mempengaruhi Kenaikan Berat Badan Ibu. 2(3), 103–111.
Kependudukan, B., Keluarga, D. A. N., & Nasional, B. (2019). Rencana strategis badan kependudukan dan keluarga berencana nasional tahun 2015-2019. 2019.
Kementerian Kesehatan Indonesia, R. (2019). Program Keluarga Berencana.
Kementerian Kesehatan Indonesia, R. (2018). Jumlah Penduduk Indonesia.
Kurdanti. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Obesitas pada Remaja. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. Vol. 11, No. 4. Pp. 179-190. 2015.
Machfoedz, Ircham. Statistika Induktif Bidang Kesehatan, Keperawatan, Kebidanan, Kedokteran Bio Statistika. Yogyakarta: Fitramaya. 2017.
Maulia, Q., Eliyana, Y., & Badan, P. B. (2012). Hubungan Pemakaian KB Suntik 3 Bulan Dengan Penambahan Berat Badan Di BPS Hj . Yuni Sri Rahayu Desa Pagendingan,. 7–12.
Mulyani NS, Rinawati M. KB (Keluarga Berencana) dan Alat Kontrasepsi Yogyakarta: Rohima Press. 2019.
Murniawati , Endang S. Hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian kenaikan berat badan di Bidan Praktik Mandiri Kota Semarang. 2018
Profil Kesehatan Indonesia. (2016). Jumlah Peserta KB.
Profil Kesehatan Indonesia.(2019). Program Keluarga Berencana.
Pratiwi, R. E., Pratamaningtyas, S., & Rahayu, D. E. (2023). E-ISSN : 2828-2809 Hubungan Pemakaian Kb Suntik 3 Bulan dengan Kenaikan Berat Badan pada Akseptor : Studi Literatur. 2, 1–8.
Pus, I. B. U., Pemilihan, D., Kontrasepsi, J., & Desa, D. I. (2014). No Title.
Rizati E.U. (2019). Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi KB Suntik 3 Bulan dengan Kenaikan Berat Badan Akseptor KB Diwilayah Kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu.
Suratun, Maryani S, Hartini T, Rusmiati, Pinem S. Pelayanan Keluarga Berencana dan Pelayanan Kontrasepsi. p. 27–116. 2015.
Sutriani, Syam I, Arnoli. Hubungan penggunaan KB suntik 3 Bulan (DMPA) dengan kenaikan berat badan di Puskesmas Cendrawasi Kota Makassar. 2014.
World Health Organization. (2021). Penggunaan Kontrasepsi di Dunia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jeny Riska Vatica, Riska Nurrahmah, Rosi Gusmelly

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) ;





