HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN PENCEGAHAN OSTEOPOROSIS PADA LANSIA

Authors

  • Nova Julia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe
  • Novia Rizana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe
  • Ismailinar Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

DOI:

https://doi.org/10.54460/jifa.v6i2.12

Abstract

Kejadian osteoporosis dipengaruhi berbagai faktor seperti gaya hidup tidak sehat seperti merokok, minum
alkohol, minum kopi, kurang gerak atau tidak berolahraga serta pengetahuan mencegah osteoporosis yang
kurang tentang mengkonsumsi kalsium dan vitamin D. Keluarga juga mempunyai peranan penting untuk
mencegah terjadinya osteoporosis pada lansia yaitu pada fungsi keluarga sebagai pemeliharaan kesehatan
meliputi: mengenal masalah kesehatan keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan
pengetahuan keluarga dengan pencegahan osteoporosis pada lansia. Desain penelitian ini bersifat analitik,
dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang tinggal
bersama lansia sebanyak 48 keluarga. Jumlah sampel sebanyak 48 responden ditentukan dengan
menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 05 s/d 12 Agustus 2021.
Analisa dilakukan dengan proses komputerisasi melalui uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa
pengetahuan keluarga berada pada kategori tinggi sebesar 43.8%. Pencegahan osteoporosis pada lansia
berada pada kategori dilakukan sebesar 58.3%. Hasil uji statistik didapatkan p-value=0.000<α=0.05, hal
ini membuktikan bahwa ada hubungan pengetahuan keluarga dengan pencegahan osteoporosis pada
lansia. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hubungan pengetahuan keluarga dengan
pencegahan osteoporosis pada lansia.

Downloads

Published

2021-11-06

How to Cite

Julia, N., Rizana, N., & Ismailinar. (2021). HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN PENCEGAHAN OSTEOPOROSIS PADA LANSIA. Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe, 6(2). https://doi.org/10.54460/jifa.v6i2.12