Gambaran Pengetahuan Perawat Tentang Kesiapsiagaan Bencana di Puskesmas Kota Banda Aceh
DOI:
https://doi.org/10.54460/jifa.v10i2.178Keywords:
perawat, Kesiapsiagaan bencanaAbstract
Indonesia dijuluki dengan julukan ring of fire, dimana negara ini mempunyai potensi tinggi terhadap bencana gempabumi, tsunami, letusan gunung api dan gerakan tanah. Kesiapsiagaan bencana menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan untuk semua kalangan baik itu masyarakat, tenaga kesehatan dan lintas sektoral. Perawat mempunyai peran aktif dalam penanggulangan bencana di indonesia karena jumlahnya banyak dan memiliki kompetensi dalam memberikan pertolongan kepada korban bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan perawat terkait kesiapsiagaan bencana di Puskesmas Kota Banda Aceh. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang bekerja di Puskesmas Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling yang berjumlah 50 responden dari 6 Puskesmas Kota Banda Aceh. Alat pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan kesiapsiagaan bencana yang dikembangkan oleh Ahayalimudin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 41 responden (82%). Pengetahuan pra bencana kategori baik sebanyak 40 responden (80%), selama bencana kategori baik sebanyak 43 responden (86%) dan Pasca bencana di kategori baik sebanyak 30 responden (60%). Diharapkan kepada tim manajemen puskesmas dapat memfasilitasi seminar ataupun pelatihan terkait kesiapsiagaan bencana untuk memaksimalkan perawat dalam pemberian pertolongan pertama disaat proses penanggulangan bencana.
References
Ahayalimuddin, N. (2012). Disaster Management: Study on Knowledge, attitude and Practice of Emergency Nurse and Community Health Nurse in “Unpublished Master Dissertation,University Kebangsaan Malaysia.
American College of Healthcare Executives (ACHE). (2023). Assessing Strengths and Weaknesses in Disaster Response: A Comprehensive Guide. Chicago, IL: ACHE.
Amin, M. Al, & Juniati, D. (2017). MATH. Jurnal Ilmiah Matematika, 2, 33–42.
Badan Penanggulangan Bencana Aceh. (2015). Kajian Risiko Bencana Aceh 2016 -2020. Badan Penanggulangan Bencana Aceh, 4
Doondori, A. K., Paschalia, Y. P. M., Studi, P., Ende, K., & Kupang, K. (2021). Peran Perawat dalam Penanggulangan Bencana. Jurnal Kesehatan Primer, 6(1), 52–70.
Fung, O. W. M., Loke, A. Y., & Lai, C. K. Y. (2008). Disaster preparedness among Hong Kong nurses. Journal of Advanced Nursing, 62(6), 698–703. https://doi.org/10.1111/j.1365-2648.2008.04655.x
Husna, C. (2012). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesiapsiagaan Bencana Di RSUZA Banda Aceh. Idea Nursing Journal, 3(2), 10–19.
ICN & WHO. (2009). ICN Framework of Disaster Nursing Competencies.
Munandar, A., & Wardaningsih, S. (2018). Nursing Provision in Psychological Aspect Management of Natural Disaster. Jurnal Keperawatan, 9(2), 72. https://doi.org/10.22219/jk.v9i2.5311
Putra, Juwita, Risna, Alfiandi, A. (2021). Peran Perawat dalam Manajemen Bencana. March 2015, 80. https://doi.org/10.52199/inj.v6i1.6635
Oktarina, E., Mailani, F., & Andalas, K. U. (2024). Gambaran Kesiapsiagaan Perawat dalam Manajemen Bencana di Puskesmas Kota Padang. 20(1), 44 55.
Setiawati & Utami. (2020). Gambaran pengetahuan dan sikap perawat tentang kesiapsiagaan pelayanan kesehatan dalam menghadapi bencana banjir. 10(2).
Sulistiya Nengrum, L. (2022). Kesiapan tenaga kesehatan dalam menghadapi bencana pada tahap mitigasi di puskesmas sitiarjo kabupaten malang Readiness Of Health Personnel In Facing Disaster At The Mitigation Stage At The Sitiarjo Puskesmas, Malang Regency.
Sumaya, A. (2020). Pengalaman Perawat Komunitas Yang Berpartisipasi Dalam Penanganan Bencana Banjir Bandang Di Sulawesi Selatan. Universitas Hasanuddin.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Siti Balqis, Rachmah, Mayanti Mahdasari, Yuswardi, Rosa Galica Gita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) ;





