Koordinasi Kerja Kepala Ruangan Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum
DOI:
https://doi.org/10.54460/jifa.v8i1.55Keywords:
Koordinasi, Kepala ruangan, PerawatAbstract
Proses koordinasi di ruang rawat inap seperti sulitnya mengatur perawat dan ketidaksamaan keinginan antara atasan dan pelaksana masih serinf terjadi dan harus segera diatasi dengan cara memberikan pengetahuan tentang keorganisasian dalam pelaksanaan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui koordinasi kerja kepala ruangan pada perawat di ruang rawat inap rumah sakit umum. Jenis penelitian ini deskriptif Analitik . Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang berjumlah 147 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Convenience Sampling. Pada hasil penelitian data karakteristik responden ditemukan responden paling banyak berada pada rentang usia 26-35 Tahun sebanyak 67 (45.6%), paling banyak berjenis kelamin perempuan sebanyak 106 (72.1%), tingkat pendidikan paling banyak Diploma III yang dilindungi sebanyak 66 (44.9%) , pengalaman bekerja paling >2 Tahun sebanyak 80 (54.5%), koordinasi frekuensi tertinggi responden berada pada kategori koordinasi baik sebanyak 88 (59,9%). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa koordinasi kerja kepala ruangan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan menuju profesionalisme perawatan. Kepala ruangan yang melaksanakan peran koordinasi mempunyai peranan penting menjaga stabilitas pelayanan pemeliharaan untuk tetap membimbing, mendampingi, memotivasi dan memperhatikan pemeliharaan administrasi.
References
Al-Jabar, T. M. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan, Tingkat Pendidikan, Jenis Kelamin, Dan Masa Bekerja Paramedis Terhadap Pelaksanaan Sistem Tanggap Darurat Di Rsud Serang. Jurnal Dinamika Pendidikan, 13(2), 178–184. https://doi.org/10.33541/jdp.v13i2.1909
Alligood, M.R. (2014). Nursing Theorists and Their Works. 8th Ed. Mosby Elsevier, Inc. Hamid, A.Y.S, & Ibrahim, K. (Eds) (2017). Pakar teori keperawatan dan karya mereka,. 8th Indonesian Edition. Volume 1 dan 2. Elsevier Singapore Pte Ltd.
Angelina, L., Busairi, A., & Tumanggor, A. H. U. (2020). Hubungan antara Stres Kerja dengan Beban Kerja dan Kinerja Perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit : A LITERATUR REVIEW. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 11(1), 129–139. https://doi.org/10.33859/dksm.v11i1.575
Asnawati, R., & Simbala, I. (2021). Supervisi Kepala Ruangan Dengan Kinerja Perawat Dalam Pelaksanaan Asuhan Keperawatan. Zaitun (Jurnal Ilmu Kesehatan), 9(1), 925. https://doi.org/10.31314/zijk.v9i1.1116
Dian, R., Hajjul, A., & Marthoenis, K. (2022). The Relationship of Age , Income , and Mental Workload of Nurses with Work Stress in General Hospital. VI(Viii), 71–73.
Gibson, James. (2013). Organisasi dan Manajemen, Perilaku, Struktur, Proses. Terj. Djoerban Wahid. Jakarta : Erlangga.
Khoiriyah, I. M., Ari, A., & Rizal, F. (2020). Hubungan Fungsi Perencanaan Kepala Ruangan dengan Kinerja Perawat dalam Memberikan Pelayanan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Samarinda. Borneo Student Research, 1(3), 2020.
Kurniawan, H., Dwiantoro, L., & Sulisno, M. (2020). Implementasi Koordinasi Perawatan Pasien Perioperatif Oleh the Implementation of Perioperative Patient Care Coordination By Nurses. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 10(2), 1–12.
Ruminta Sirait. (2022). Studi Fenomenologi: Pengalaman Kepala Ruangan Dalam Melakukan Supervisi Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap Covid-19. Journal of Telenursing, 4, 1–17. https://doi.org/10.31539/joting.v4i1.3628%0ASTUDI%0AJoting.
Samosir, N., Dwijayanti, F., Rita, K., Kusumapraja, R., & Adhikara, M. F. A. (2021). Pengaruh Peran Kepemimpinan Kepala Ruang Rawat Inap Terhadap Kinerja Perawat Dengan Burnout Sebagai Variabel. Indonesia Journal of Nursing Health Science, 6(2), 68–76.
Suci Vauzyatari. T. (2022). Gambaran Fungsi Manajemen Kepala Ruang Di Ruang Rawat Inap RSUD Prof. DR. M.A Hanafiah SM. Batusangkar Tahun 2022. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Riski Dian Ardianti, Aulia Rahmi, Meutia Zuhra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) ;





