Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Sensitifitas Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya
DOI:
https://doi.org/10.54460/jifa.v9i1.96Keywords:
SPA Kaki, Sensitifitas Kaki, Diabetes MellitusAbstract
Perawatan kaki salah satunya SPA diabetik merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi sirkulasi darah perifer sehingga dapat mencegah komplikasi dari Diabetes Melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh SPA kaki diabetik terhadap sensitifitas kaki pada penderita diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest, populasi dalam penelitian adalah semua pasien diabetes mellitus berjumlah 604 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 15 orang dan tempat penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya pada tanggal 13 Juli – 13 Agustus 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Sensitifitas kaki pada penderita diabetes melitus sebelum SPA kaki diabetik mayoritas berada pada kategori negatif sebanyak 11 responden (73,3%), Sensitifitas kaki pada penderita diabetes melitus sesudah SPA kaki diabetik mayoritas berada pada kategori positif sebanyak 10 responden (66,7%), Ada pengaruh SPA kaki diabetik terhadap sensitifitas kaki pada penderita diabetes melitus dengan nilai P-value 0,000 menunjukkan perbedaan yang bermakna yang terlihat dari t-hitung = 3,055 dan t-tabel = 2,145. Sehingga dapat disimpulkan bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel maka Ha diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh SPA kaki diabetik terhadap sensitifitas kaki pada penderita diabetes melitus. Saran: Diharapkan bagi responden dengan adanya penelitian ini memberikan informasi tentang Efek dari SPA Kaki Diabetik dapat memperbaiki sensitifitas kaki. Terapi ini dapat direkomendasikan untuk pengobatan non farmakologis sensitifitas kaki pada pasien sehingga dapat mengurangi resiko neuropati serta dapat mencegah komplikasi yang berakibat ulkus diabetik maupun amputasi.
References
Ainiyah, N, W, L. (2019). Pengaruh SPA Kaki Diabetik Terhadap Kualitas Tidur Dan Sensitivitas Kaki Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Jakarta: Jurnal Ners Lentera. Volume 7 Nomor 2. Hal. 130 – 141
Aisyah, N, A, I. (2020). SPA Kaki Diabetik Pada Komplikasi Neuropati. Makassar: Malahayati Nursing Journal. Volume 2 Nomor 1. Hal. 180 – 187
Azwar, S, A. (2021). Faktor Risiko Kejadian Diabetes Mellitus. Medan: Jurnal Ilmu Kesehatan. Volume 9 Nomor 2. Hal. 94 – 104
Istihora, Asnar, & Harmayetty. (2017). Pengaruh Aktivitas Perlindungan Kaki Terhadap Sensasi Proteksi Dan Range Of Motion Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Neuropati Perifer. Jakarta: Jurnal Ilmiah Kesehatan. Volume 10 Nomor 2. Hal. 156 – 163
Monungo, F, A. (2018). Pengaruh SPA Kaki Diabetik Terhadap Sensitivitas Kaki Paa Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Gorontalo: Naskah Publikasi
Priyanto, S. (2018). Pengaruh Senam Kaki Terhadap Sensitivitas Kaki Dan Kadar Gula Darah Pada Aggregat Lansia Diabetes Melitus. Magelang: Naskah Publikasi
Rahayu, B, S. (2020). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dan Gaya Hidup Pada Penderita Diabetes Melitus. Sulawesi Tenggara: Jurnal Penelitian Perawat Profesional. Volume 2 Nomor 1. Hal. 105 – 114. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP
Rasdini, S, S. (2017). SPA Kaki Diabetik Efektif Memperbaiki Sensasi Kaki Pada Diabetesi. Bali: Jurnal Gema Keprawatan. Volume 11 Nomor 1. Hal. 1 – 8
Rinawati, T, H, M. (2020). Efektifitas Terapi SPA Kaki Dalam Menurunkan Keluahan Neuropati Diabetik Pada Pasien Diabetes Mellitus. Medan: Jurnal Maternitas Kebidanan. Volume 5 Nomor 2. Hal. 11 – 20
Riskesdas. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Kemenkes RI
Sujarweni, W. (2021). Metodologi Penelitian Lengkap Praktis dan Mudah Dipahami. Yogyakarta: Pustaka Baru Press
Suyanto. (2017). Pengaruh Terapi SPA Kaki Dan Senam Kaki Diabetik Pada Pasien Neuropati Perifer Deabetik. Jakarta: Jurnal Keperawatan Dan Pemikiran Ilmiah. Volume 3 Nomor 4. Hal. 29–37
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Azhar Mualim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) ;





