Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias <p><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">SEKILAS Jurnal Assyifa': Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe</span></span></span></span></strong></p> <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Dikelola secara profesional dan diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya. </span><span style="vertical-align: inherit;">Dalam panduan Dikti, terkait pengelola Jurnal merupakan salah satu wewenang organisasi profesi dengan penilaian. </span><span style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu Jurnal ini hadir dalam rangka mengemban tugas tersebut. </span></span><br /><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal Assyifa': Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Media Publikasi Penelitian adalah sebuah jurnal yang berfokus pada hasil penelitian bidang kesehatan yang terbitkan 2 (kali) dalam satu tahun (Juni – Desember). </span><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe.</span></span></p> Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe en-US Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe 2528-3391 <p><strong>Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:</strong></p> <p>Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.</p> <ol> <li>Penulis mengakui bahwa <strong>JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan)</strong> berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi <em><a href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a>.</em></li> <li>Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada JIFA (<strong>Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan</strong>) ;</li> </ol> Hubungan Kepatuhan Diet Terhadap Komplikasi Neuropati Pada Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/145 <p>Diabetes Melitus merupakan penyakit yang dapat memicu komplikasi serius hingga mengancam jiwa, ditandai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein dalam tubuh. Kondisi ini menyebabkan peningkatan atau ketidakstabilan kadar glukosa dalam darah, yang dapat berujung pada komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang tepat untuk menstabilkan kadar gula darah, kepatuhan terhadap diet atau terapi gizi menjadi salah satu faktor dalam keberhasilan manajemen diabetes. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan kepatuhan diet terhadap komplikasi neuropati pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 101 pasien diabetes melitus menggunakan teknik purposive sampling. Proses pengumpulan data dilakukan menggunakan angket berupa kuesioner kepatuhan diet yang sudah baku dengan jumlah 21 item dalam bentuk skala Gutman. Analisa data menggunakan Uji Chi Square menunjukkan hasil uji statistik p-value 0,075 (&gt;0,05) sehingga menunjukkan tidak ada hubungan antara kepatuhan diet terhadap komplikasi neuropati. kepatuhan diet bukanlah faktor utama mencegah terjadinya komplikasi neuropati, terdapat faktor lain yang berkontribusi mencegah munculnya komplikasi pada pasien diabetes, seperti tingkat pemahaman melalui edukasi, keterlibatan dalam aktivitas fisik, serta penggunaan terapi farmakologi yang turut berperan penting dalam terapi diabetes.</p> Ajrina Alima Anda Kamal Ratna Juwita Copyright (c) 2025 ajrina_alima_26 alima https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 23 31 10.54460/jifa.v10i2.145 Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Penanganan Penyakit Rematik Terhadap Tingkat Pengetahuan Lansia https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/205 <p>Proses penuaan menyebabkan lansia rentan mengalami penyakit degeneratif, salah satunya rematik. Rendahnya pengetahuan tentang penanganan rematik menjadi faktor pemicu kekambuhan. Pendidikan kesehatan merupakan intervensi penting untuk meningkatkan pemahaman lansia terkait penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan lansia tentang penanganan penyakit rematik Desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan one group pretest–posttest. Jumlah sampel sebanyak 50 lansia yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, lalu dianalisis dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil menunjukkan sebelum intervensi 50% responden memiliki pengetahuan kurang, sedangkan setelah intervensi 66% responden memiliki pengetahuan baik. Uji t menunjukkan nilai p = 0,000 (&lt;0,05), artinya terdapat pengaruh signifikan pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan lansia. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan edukasi kesehatan secara rutin di masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai penanganan rematik.</p> Intan Azzuhra Nanda Fitria Agusri Abrar Desna Maulinda Copyright (c) 2025 Intan Azzuhra, Nanda Fitria, Agusri, Abrar, Desna Maulinda https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 96 101 10.54460/jifa.v10i2.205 Hubungan Kecanduan Bermain Game Online Dengan Motivasi Belajar Remaja di Sekolah Menengah Atas Aceh Besar https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/143 <p>Pada masa pubertas atau masa menjelang dewasa, remaja mengalami banyak pengaruh dari luar yang menyebabkan remaja terbawa pengaruh oleh lingkungan sekitar seperti bermain <em>game online</em>. Remaja yang memiliki intensitas tinggi dalam bermain <em>game online</em> memungkinkan memicu timbulnya motivasi belajar yang menurun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecanduan bermain <em>game online </em>dengan motivasi belajar remaja di Sekolah Menengah Atas Aceh Besar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deksriptif korelasi dengan desain penelitian <em>cross sectional</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI di SMA Negeri Aceh Besar dan sampel penelitian berjumlah 127 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner <em>Game Addiction Scale for Adolescent (GASA)</em> dan Motivasi Belajar. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden dengan kecanduan bermain <em>game online</em> sedang sebanyak 67 responden (52,8%) dan mayoritas motivasi belajar rendah sebanyak 94 responden (74,0%). Sehingga memiliki hubungan kecanduan bermain <em>game online</em> terhadap motivasi belajar siswa di Sekolah Menengah Atas Aceh Besar yang ditunjukkan dari nilai <em>p value</em> (0,000) &lt; α (0,05). Maka dari itu diharapkan siswa bisa memanfaatkan dan mengatur waktu dengan baik antara waktu untuk bermain <em>game</em> dengan waktu belajar.</p> Nurul Ariescha Imelda Nova Fajri Copyright (c) 2025 Nurul Ariescha, Imelda, Nova Fajri https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 9 16 10.54460/jifa.v10i2.143 Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Lesi Upper Motor Neuron https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/171 <p>Lesi <em>Upper Motor Neuron</em> merupakan kerusakan pada neuron motorik&nbsp; atas yang dapat menyebabkan terganggunya mobilitas fisik pasien dikarenakan kecacatan otot. Studi kasus bertujuan untuk menyampaikan asuhan keperawatan pada pasien dengan lesi UMN. Hasil pengkajian menunjukkan adanya kelemahan pada kedua ekstremitas bawah dengan kekuatan otot skala 2222 dimana otot dapat menggerakkan sendi tetapi tidak dapat melawan gravitasi, nyeri pada bagian pinggang dengan skala 4 NRS, skala ketergantungan pasien adalah <em>partial care</em>, pasien mengaku sulit tidur karena lingkungan bising dan pada saat merasa nyeri, pasien cemas takut merepotkan anaknya. Hasil radiologi menunjukkan tampak <em>anterior listhesis corpus</em> L4 terhadap L5 sejauh &lt;25%, <em>bulging</em> L2-3, L3-4, L5-S1 yang menekan <em>thecal sac</em> tanpa disertai <em>steanosis foraminal neuralis</em>. Masalah keperawatan yang diangkat yaitu gangguan mobilitas fisik, nyeri kronis, gangguan pola tidur, dan ansietas. Intervensi yang diberikan kepada pasien berupa latihan ROM pasif, teknik non farmakologi kompres jahe untuk meredakan nyeri &nbsp;dan anjurkan diet anti inflamasi (makanan yang kaya akan nutrisi antioksidan dan antiinflamasi) untuk mengurangi peradangan, anjurkan tidur cukup selama sakit, dan anjurkan meningkatkan dukungan keluarga. Evaluasi keperawatan didapatkan bahwa 2 masalah teratasi yaitu nyeri kronis dan ansietas, 2 masalah keperawatan teratasi sebagian yaitu gangguan mobilitas fisik dan gangguan pola tidur. Diharapkan dengan adanya studi kasus ini dapat menjadi referensi dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan lesi UMN.</p> Anissa Akmalia Riski Amalia Copyright (c) 2025 Anissa Akmalia, Riski Amalia https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 79 87 10.54460/jifa.v10i2.171 Hubungan Perceived Seriousness tentang Stroke dengan Kepatuhan Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Kota Banda Aceh https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/141 <p><em>Perceived seriousness </em>tentang stroke diperlukan untuk meningkatkan persepsi seseorang terhadap hipertensi yang dialami serta juga bisa meningkatkan kepatuhan dalam menjalankan pengobatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan <em>perceived seriousness </em>tentang stroke dengan kepatuhan pengobatan pada penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain penelitian <em>cross sectional study</em>. Populasi pada penelitian adalah penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah <em>non probability sampling </em>dengan metode <em>purposive sampling</em> dengan jumlah sampel 100 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner <em>perceived seriousness </em>tentang stroke dan kuesioner kepatuhan pengobatan <em>Morisky Medication Adherence Scale-8 </em>(MMAS-8). Data penelitian dianalisis menggunakan analisis bivariat dengan uji <em>Chi-square </em>(nilai <em>Fisher’s exact test</em>). Hasil penelitian diperoleh adanya hubungan antara <em>perceived seriousness </em>tentang stroke dengan kepatuhan pengobatan pada penderita hipertensi (<em>p-value </em>= 0.018 &lt; 0.05). Semua tingkat pelayanan primer diharapkan bisa memberikan edukasi yang komprehensif kepada penderita penyakit komorbid.</p> Esa Susanti Aklima Marlina Copyright (c) 2025 Esa Susanti, Aklima, Marlina https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 61 68 10.54460/jifa.v10i2.141 Edukasi Personal Hygiene Saat Menstruasi Melalui Media Animasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/218 <p>Kurangnya pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi seperti keputihan, infeksi saluran kemih, dan kanker serviks. Edukasi dengan media animasi dapat menjadi metode efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pentingnya menjaga kebersihan diri saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media animasi terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi di Dayah Modern Ihyaussunnah Lhokseumawe. Desain penelitian yang digunakan adalah metode pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 35 remaja putri yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media animasi. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan remaja setelah diberikan edukasi menggunakan media animasi (nilai p &lt; 0,05). Dapat disimpulkan Edukasi menggunakan media animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di Dayah Modern Ihyaussunnah Lhokseumawe.</p> Khaira Ulfa Sarah Nadiya Mariyati Faridah Hanum Sri Andala Copyright (c) 2025 Khaira Ulfa, Sarah Nadiya, Mariyati, Faridah Hanum, Sri Andala https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 149 156 10.54460/jifa.v10i2.218 Gambaran Dismenorea Berdasarkan Karakteristik Demografi Remaja Putri di MTsN Aceh Besar https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/148 <p><em>Dismenorea</em> merupakan masalah ginekologis yang umum terjadi pada wanita usia produktif. Akibat dari nyeri <em>dismenorea</em> yang dirasakan oleh remaja adalah dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar, pada saat kram perut remaja memilih untuk beristirahat di UKS dan tidak mengikuti aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran <em>dismenorea</em> berdasarkan karakteristik demografi remaja putri di MTsN Aceh Besar. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel yaitu 201 responden yang dipilih dengan teknik <em>purposive sampling</em> menggunakan alat ukur berupa kuesioner yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas, dimana analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh mayoritas responden mengalami nyeri haid dengan kategori ringan yaitu sebanyak 104 orang (51,7%) dengan usia <em>menarche</em> kategori normal sebanyak 155 orang (77,1%), memiliki status gizi kategori kurus sebanyak 103 orang (51,2%). 166 orang (77%) memiliki siklus haid kategori normal, 156 orang (77,6%) memiliki lama haid kategori normal, 166 orang (77%) memiliki riwayat keluarga mengalami <em>dismenorea</em>. Untuk mengurangi nyeri yang disebabkan oleh haid, siswa dapat melakukan istirahat untuk merelaksasi tubuh dan membuatnya lebih nyaman serta dapat membantu siswa menjadi lebih santai dan lebih tenang. Selain itu, instansi kesehatan setempat agar dapat bekerja sama dengan pihak sekolah terkait penyebaran informasi kesehatan reproduksi remaja khususnya <em>dismenorea.</em></p> Nathia Tasnima Nosi Delianti Dara Ardhia Copyright (c) 2025 Nathia Tasnima, Nosi Delianti, Dara Ardhia https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 131 139 10.54460/jifa.v10i2.148 Pengetahuan Remaja tentang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/139 <p><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Lesbian, Gay, Biseksual</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> dan </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Transgender</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> (LGBT) telah menjadi isu krusial yang memerlukan perhatian serius. Masyarakat Indonesia menganggap LGBT sebagai perilaku menyimpang karena tidak sesuai dengan orientasi seksual yang sesuai dengan norma sosial dan agama. Guna meminimalisir perilaku menyimpang ini, peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sangatlah penting khususnya bagi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan remaja tentang LGBT. Penelitian ini merupakan penelitian </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">deskriptif kuantitatif</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> dengan pendekatan </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">crossectional</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> . Sebanyak 276 siswa SMA di Banda Aceh direkrut menjadi sampel menggunakan metode </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">cluster random sampling</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> . Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 204 responden (73,9%) memiliki pengetahuan tentang LGBT dengan kategori tinggi, sekitar 36 responden (13%) berada pada kategori sedang dan 36 responden (13%) berada pada kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja SMA Negeri 1 Banda Aceh memiliki pengetahuan dalam kategori tinggi. Situasi ini menjadi modal bagi sekolah dan petugas kesehatan dalam upaya meminimalisir perilaku menyimpang termasuk LGBT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja SMA Negeri 1 Banda Aceh memiliki pengetahuan dalam kategori tinggi. Situasi ini menjadi modal bagi sekolah dan petugas kesehatan dalam upaya meminimalisir perilaku menyimpang termasuk LGBT.</span></span></p> Fitry Afrida Syarifah Rauzatul Jannah Aiyub Aiyub Copyright (c) 2025 Fitry Afrida, Syarifah Rauzatul Jannah, Aiyub Aiyub https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 38 48 10.54460/jifa.v10i2.139 Pengetahuan gizi dan frekuensi konsumsi fast food dengan status gizi pada mahasiswa https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/208 <p>Status gizi menjadi salah satu permasalahan kesehatan global yang masih menjadi perhatian hingga saat ini. Di Indonesia, modernisasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola konsumsi masyarakat. Perubahan tersebut ditandai dengan adanya pergeseran dari pola konsumsi tradisional berbasis pangan lokal menjadi pola konsumsi modern. Kondisi ini berkontribusi pada masalah gizi, baik kekurangan maupun kelebihan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dan frekuensi konsumsi makanan cepat saji dengan status gizi pada mahasiswa gizi STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe.&nbsp;Desain penelitian ini menggunakan <em>cross-sectional</em>. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif Prodi Gizi STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe, dengan sampel sebanyak 142 responden yang dipilih menggunakan teknik <em>total sampling</em>. Data dalam penelitian ini berupa pengetahuan gizi, <em>Food Frequency Questionnaire</em> (FFQ), dan status gizi ditentukan melalui pengukuran antropometri. Analisis data menggunakan uji <em>Spearman Rank</em>. Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan gizi kategori sedang (45,1%), frekuensi konsumsi <em>fast food</em> kategori sering (59,9%), dan status gizi kategori baik (49,3%). Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dengan status gizi (p = 0,762; r = 0,026), namun terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi <em>fast food</em> dengan status gizi (p = 0,000; r = -0,305). Kesimpulan penelitian ini adalah frekuensi konsumsi <em>fast food</em> berhubungan secara signifikan dengan status gizi, sedangkan pengetahuan gizi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan status gizi pada mahasiswa gizi STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe. Disarankan agar mahasiswa lebih membatasi konsumsi <em>fast food</em> dan menerapkan pola makan bergizi seimbang untuk menjaga status gizi normal.</p> Clarissa Adelia Lia Arsyina Rizki Maulidya Copyright (c) 2025 Clarissa Adelia, Lia Arsyina, Rizki Maulidya https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 117 124 10.54460/jifa.v10i2.208 Pengetahuan Ibu Tentang Upaya Penanganan Kejang Demam pada Anak di Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/146 <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Pengetahuan ibu tentang upaya penanganan kejang demam pada anak sangat diperlukan, karena ibu memiliki peran utama dalam memberikan pertolongan pertama kejang demam. Kejang demam merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada bayi dan anak-anak, dengan potensi komplikasi serius jika tidak ditangani dengan benar. Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu (usia 20-30 tahun) mengenai upaya penanganan kejang demam pada anak di kecamatan Baiturrahman Banda Aceh. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 189 ibu yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner yang telah disesuaikan dengan konsep Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden yaitu 179 ibu (94,7%) memiliki pengetahuan yang baik dan sebanyak 10 ibu (5,7%) dengan pengetahuan kurang tentang upaya penanganan kejang demam pada anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pengetahuan ibu sebagian besar berpengatahuan baik, namun masih ada sebagian kecil ibu yang masih berpengetahuan kurang tentang upaya penanganan kejang demam pada anak. Direkomendasikan kepada puskesmas setempat untuk memberikan pelatihan mengenai penatalaksanaan kejang demam di rumah, agar dapat lebih memahami cara yang benar dalam menangani kondisi tersebut dan menghindari tindakan tidak tepat yang berpotensi memperbaiki keadaan anak.</span></span></p> Siti Hajia Rahmani Aklima Sri Agustina Copyright (c) 2025 Siti Hajia Rahmani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 32 37 10.54460/jifa.v10i2.146 Pelayanan Informasi Obat Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Muara Satu https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/206 <p>Salah satu bentuk pelayanan kefarmasian di puskesmas adalah Pelayanan Informasi Obat (PIO), yang mencakup pemberian informasi terkait aturan minum, kontraindikasi, cara penggunaan, lama penggunaan, simpan obat dalam suhu ruang, hindari dari sinar matahari, jangan menyimpan obat dalam suhu ruang, ikuti petunjuk penyimpanan pada label atau kemasan, jauhkan dari jangkauan anak-anak, riwayat alergi, penyebab alergi, memberikan informasi tentang jenis obat penyebab alergi, menghentikan obat yang menyebabkan alergi. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pelayanan informasi obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling. Populasi penelitian adalah 94 pasien hipertensi yang mengambil obat di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Puskesmas Muara Satu pada bulan Juni 2025. Data dikumpulkan menggunakan lembar checklist PIO dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) menerima informasi lengkap mencakup tiga belas aspek utama. Karakteristik responden didominasi oleh kelompok usia &gt;57 tahun (56%), yang merupakan usia dengan prevalensi hipertensi lebih tinggi akibat perubahan fisiologis terkait penuaan. Temuan ini memperlihatkan bahwa Puskesmas Muara Satu telah menjalankan pelayanan informasi obat sesuai dengan standar Permenkes No. 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi puskesmas dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas PIO, serta mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam memahami informasi obat guna meningkatkan keberhasilan terapi dan mencegah efek samping.</p> Assyfa Ulrizqah Hazia Awanis Meutia Zuhra Itsnatani Salma Lia Arsyina Copyright (c) 2025 Assyfa Ulrizqah, Hazia Awanis, Meutia Zuhra, Itsnatani Salma, Lia Arsyina https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 102 108 10.54460/jifa.v10i2.206 Tingkat Stres Ibu Menyusui Dalam Memberikan Asi Eklusif Di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/144 <p>Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif di Indonesia masih rendah yaitu hanya sebesar 20%. Pemberian ASI eksklusif yang rendah akan berdampak negatif bagi bayi yaitu <em>stunting</em>, imun bayi yang lemah dan mudah terserang penyakit. Salah satu penyebab utama rendahnya pemberian ASI eksklusif adalah Stres yang dialami pada ibu menyusui. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi tingkat stres ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif. Jenis penelitian <em>deskriptif kuantitatif</em> dengan desain <em>cross sectional Study. </em>Populasi penelitian ibu menyusui yang memiliki usia bayi 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh yang berjumlah 547 orang. Teknik pengambilan sampel adalah <em>purposive sampling</em> dan <em>Proportional Sampling</em> berjumlah 94 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner <em>Kessler psychological Distress </em>dengan nilai reliabel 0,93. Data dianalisis menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas tingkat stres ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif berada pada kategori ringan 44 responden (44,6%). Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat meningkatkan promosi ASI eksklusif dengan dengan melibatkan anggota keluarga dalam proses edukasi, agar mereka dapat mendukung ibu&nbsp; menyusui, mengurangi beban ibu menyusui dan membantu menciptakan lingkungan yang kondusif, sehingga stres yang dialami ibu berkurang.</p> Cici Eria Ratna Juwita Dara Ardhia Copyright (c) 2025 cici eria https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 17 22 10.54460/jifa.v10i2.144 Gambaran Pengetahuan Perawat Tentang Kesiapsiagaan Bencana di Puskesmas Kota Banda Aceh https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/178 <p>Indonesia dijuluki dengan julukan ring of fire, dimana negara ini mempunyai potensi tinggi terhadap bencana gempabumi, tsunami, letusan gunung api dan gerakan tanah. Kesiapsiagaan bencana menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan untuk semua kalangan baik itu masyarakat, tenaga kesehatan dan lintas sektoral. Perawat mempunyai peran aktif dalam penanggulangan bencana di indonesia karena jumlahnya banyak dan memiliki kompetensi dalam memberikan pertolongan kepada korban bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan perawat terkait kesiapsiagaan bencana di Puskesmas Kota Banda Aceh. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang bekerja di Puskesmas Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling yang berjumlah 50 responden dari 6 Puskesmas Kota Banda Aceh. Alat pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan kesiapsiagaan bencana yang dikembangkan oleh Ahayalimudin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 41 responden (82%). Pengetahuan pra bencana kategori baik sebanyak 40 responden (80%), selama bencana kategori baik sebanyak 43 responden (86%) dan Pasca bencana di kategori baik sebanyak 30 responden (60%). Diharapkan kepada tim manajemen puskesmas dapat memfasilitasi seminar ataupun pelatihan terkait kesiapsiagaan bencana untuk memaksimalkan perawat dalam pemberian pertolongan pertama disaat proses penanggulangan bencana.</p> Siti Balqis Rachmah Mayanti Mahdasari Yuswardi Rosa Galica Gita Copyright (c) 2025 Siti Balqis, Rachmah, Mayanti Mahdasari, Yuswardi, Rosa Galica Gita https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 140 148 10.54460/jifa.v10i2.178 Pengetahuan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Nosokomial Pada Perawat di Ruang Intensive RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/142 <p>Infeksi nosokomial merupakan masalah serius yang berkontribusi besar terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Salah satu cara utama untuk mencegah dan mengendalikan infeksi nosokomial di rumah sakit adalah dengan meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai pencegahan dan pengendalian infeksi tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan perawat tentang pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial di Ruang <em>Intensive </em>RSUD dr. Zainoel Abidin. Jenis penelitian <em>Kuantitatif </em>&nbsp;dengan desain <em>Deskriptif study</em><em>. </em>Populasi adalah perawat yang bertugas di ruang Intensive RSUD dr.Zainoel Abidin Banda Aceh yang berjumlah 168 perawat. Sampel berjumlah 118 perawat yang dilakukan dengan teknik <em>Purposive Sampling</em>. Alat Pengumpulan data berupa angket pengetahuan yang sudah di uji validitas dan reliabilitas menggunakan <em>Cronbach alpha</em> sebesar 0,870. Hasil penelitian ini menunjukkan 94 orang (79,7%) perawat memiliki pengetahuan baik dan 24 orang (20,3%) perawat memiliki pengetahuan cukup dalam pencegahan dan pengendalian infeksi. Direkomendasikan kepada perawat untuk dapat mempertahankan pengetahuan yang telah ada dan yang telah diterapkan serta disarankan pihak rumah sakit dapat menyelenggarakan pelatihan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) untuk meningkatkan kualitas mutu pelayanan.</p> Dewi Kurnia Ramadhani Irfanita Nurhidayah Halimuddin Copyright (c) 2025 dewi_kurnia-1 ramadhani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 1 8 10.54460/jifa.v10i2.142 Gambaran Komunikasi Efektif Petugas Pendaftaran di Rumah Sakit Meuraxa https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/220 <p>Keberhasilan petugas pendaftaran dalam berkomunikasi dengan baik dengan pasien merupakan salah satu aspek krusial dalam proses pendaftaran. Karena itu, petugas pendaftaran bertanggung jawab menyampaikan informasi penting dan memastikan pasien memahami prosedur yang harus dipatuhi. Komunikasi tersebut harus disampaikan secara ramah, aktif, ulet, serta terampil agar pelayanan yang diberikan sesuai dengan standar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran komunikasi efektif petugas pendaftaran di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa. Design penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan <em>cross sectional</em><em>.</em> Teknik yang digunakan yaitu <em>Quota Sampling </em>dan angket.&nbsp; Penelitian ini dilakukan di poli rawat jalan dengan jumlah populasi sebanyak 14.542 dan besar sampel sebanyak 221 responden.&nbsp; Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner baku yaitu komunikasi efektif yang telah dinyatakan valid dan reliable. Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran komunikasi efektif pada kategori baik sebanyak 92,3% dan kurang sebanyak 7,7%. Sedangkan hasil gambaran komunikasi efektif pada sub variabel <em>respect</em> sebanyak 61,1% memiliki kategori baik, pada sub variabel <em>empathy</em> sebanyak 87,3% memiliki kategori kurang, pada sub variabel <em>audible </em>sebanyak 92,3% memiliki kategori kurang, pada sub variabel <em>clarity</em> sebanyak 63,8%&nbsp; memiliki kategori baik, dan pada sub variabel <em>humble </em>sebanyak 86% memiliki kategori kurang. Direkomendasikan untuk petugas pendaftaran&nbsp; agar dapat menerapkan dan meningkatkan seluruh indikator komunikasi efektif dengan baik terutama pada indikator <em>empathy, audible</em>, dan <em>humble</em>&nbsp; sehingga dapat terjalin komunikasi efektif dengan baik pada saat pendaftaran dan menunjung keberhasilan komunikasi efektif antara perawat dan pasien.</p> Safitri Irayani Ardia Putra Dini Mulyati Copyright (c) 2025 Safitri Irayani, Ardia Putra, Dini Mulyati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 157 165 Gambaran Cyberbullying pada Remaja di Banda Aceh https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/163 <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Andari, Y. M., Azahra, P. F., Sinaga, E. M., &amp; Prawitri, A. L. (2023). Cyberbullying di media sosial tiktok terhadap remaja sekolah menengah pertama. <em>Jurnal Common</em>, <em>7</em>(1), 33–44. https://doi.org/https://doi.org/10.344010/common</p> <p>Anggraeni, S. A., Lotulung, L. J. H., &amp; Kalangi, J. S. (2022). Motif perilaku cyberbullying remaja di media sosial twitter. <em>Acta Diurna Komunikasi</em>, <em>4</em>(2).</p> <p>APJII. (2024). <em>Jumlah pengguna internet indonesia tembus 221 juta orang</em>. https://apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang</p> <p>Millenium, B. B. A., &amp; Flurentin, E. (2024). Profil Perilaku Cyberbullying pada Remaja dan Implikasinya terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling. <em>Journal of Innovation and Teacher Professionalism</em>, <em>2</em>(2), 171–183. https://doi.org/10.17977/um084v2i22024p171-183</p> <p>Orizani, C. M., &amp; Ganadhi, M. (2020). Cyberbullying Dan Interaksi Sosial Pada Remaja Kelas Xi Sma Di Surabaya. <em>Adi Husada Nursing Journal</em>, <em>6</em>(1), 19–26.</p> <p>Panggabean, A. (2024). <em>Ini data statistik penggunaan media sosial masyarakat Indonesia</em>. Radio republik Indonesia. https://www.rri.co.id/iptek/721570/ini-data-statistik-penggunaan-media-sosial-masyarakat-indonesia-tahun-2024</p> <p>Patchin, J. W., &amp; Hinduja, S. (2015). Measuring cyberbullying : Implications for research. <em>Aggression and Violent Behavior</em>. https://doi.org/10.1016/j.avb.2015.05.013</p> <p>Putri, L. H., &amp; Savira, S. I. (2023). Dampak psikologis pada remaja yang mengalami cyberbullying psychological. <em>Jurnal Penelitian Psikologi</em>, <em>10</em>(01), 309–323.</p> <p>Ristiani, R., Ariyanto, E. A., &amp; Muslikah, E. D. (2023). Kecenderungan perilaku cyberbullying pada remaja SMA : Bagaimana peranan konformitas teman sebaya ? <em>INNER:Journal of Psychological Research</em>, <em>3</em>(2), 271–280.</p> <p>Riyanto, A. D. (2024). <em>Hootsuite (We are Social): Data Digital Indonesia 2024</em>. https://andi.link/hootsuite-we-are-social-data-digital-indonesia-2024/</p> <p>Rose, N. N., Ishak, A. S., Sultan, N. H. H., Ismail, F., &amp; Fahrudin, A. (2022). Effect of digital technology on adolescents. In S. Malik, R. Bansal, &amp; A. K. Tyagi (Eds.), <em>Impact and role of digital technologies in adolescent lives</em> (pp. 1–18). IGI Global. https://doi.org/10.4018/978-1-7998-8318-0.ch001</p> <p>Sari, S. R. N., Nauli, F. A., &amp; Utomo, W. (2020). Gambaran perilaku cyberbullying pada remaja di SMAN 9 Pekanbaru. <em>Jurnal Keperawatan Sriwijaya</em>, <em>7</em>(2), 16–24. https://doi.org/https://doi.org/10.32539/JKS.v7i2.15240</p> <p>Syena, I. A., Hernawati, T., &amp; Setyawati, A. (2019). Gambaran cyberbullying pada siswa di SMA x kota Bandung. <em>Jurnal Keperawatan BSI</em>, <em>7</em>(2), 88–96. http://ejurnal.ars.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/120</p> <p>UNICEF. (2021). <em>Indonesia: ratusan anak dan remaja menyerukan kebaikan dan diakhirinya perundungan</em>. Unicef Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/id/siaran-pers/indonesia-ratusan-anak-dan-remaja-menyerukan-kebaikan-dan-diakhirinya-perundungan</p> <p>WHO. (2022). <em>Adolescent health</em>. https://www.who.int/health-topics/adolescent-health</p> <p>Windarwati, H. D., Saragih, D. C., Merdikawati, A., &amp; PH, L. (2020). Perilaku Cyberbullying Pada Remaja Sebagai Pengguna Media Sosial. <em>Jurnal Ners Widya Husada</em>, <em>7</em>(2), 63–70. http://journal.uwhs.ac.id/index.php/jners/article/view/367</p> <p>Zhu, C., Huang, S., Evans, R., &amp; Zhang, W. (2021). Cyberbullying among adolescents and children: A comprehensive review of the global situation, risk factors, and preventive measures. <em>Frontiers in Public Health</em>, <em>9</em>, 1–12. https://doi.org/10.3389/fpubh.2021.634909</p> Nasywa Dwi Ramadhiani Sri Agustina Sufriani Imelda Nenty Septiana Copyright (c) 2025 Nasywa Dwi Ramadhiani, Sri Agustina https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-02-22 2026-02-22 10 2 88 95 10.54460/jifa.v10i2.163 Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/140 <p>Aktivitas fisik sangat diperlukan oleh ibu hamil untuk melatih pernapasan dan relaksasi ibu hamil. Namun, selama kehamilan terjadi perubahan fisik dan psikologis yang dapat menyebabkan hambatan dalam aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur ibu hamil di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati. Penelitian ini merupakan penelitian <em>deskriptif korelasional</em> dengan pendekatan <em>correlational study.</em> Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil di poli kandungan Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati yang berjumlah 516 orang, perhitungan sampel menggunakan rumus slovin, berjumlah 83 responden diambil secara <em>accidental sampling</em><em>,</em>. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dimana untuk mengukur aktivitas fisik menggunakan <em>Global Physical Activity Questionnaire </em>(GPAQ) dan untuk mengukur kualitas tidur menggunakan kuesioner <em>Pittsburgh Sleep Quality Index</em> (PSQI). Analisa data menggunaka uji <em>chi square. </em>Hasil penelitian ini terdapat hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur ibu hamil dengan nilai p value 0,001. Aktivitas fisik dapat meningkatkan kualitas tidur karena kelelahan oleh aktivitas ini dapat menyebabkan pembentukan protein DIPS <em>(delta inducing pepide sleep) </em>yang dapat meningkatkan kualitas tidur. Diharapkan kepada ibu hamil agar dapat melakukan aktivitas fisik kategori sedang seperti jalan kaki, melakukan pekerjaan rumah maupun olahraga ringan karena dapat bermanfaat bagi ibu hamil dalam meningkatkan kualitas tidur.</p> Nadia Salsabila Aida Fitri Copyright (c) 2025 Nadia Salsabila Nadia Salsabila https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 49 60 10.54460/jifa.v10i2.140 Sistem Pengelolaan Obat Expired Date Di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/209 <p>Pengelolaan obat kedaluwarsa (expired date) di fasilitas kesehatan merupakan langkah penting untuk menjaga mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan efisiensi penggunaan anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan obat expired date di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara terpimpin terhadap apoteker penanggung jawab sebagai narasumber (2 orang) serta studi dokumentasi terkait proses pengelolaan obat kedaluwarsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan obat expired date di Puskesmas Muara Satu meliputi pemisahan obat dari stok layak pakai dengan sistem label warna (merah untuk &lt;6 bulan, kuning untuk 1 tahun, hijau untuk &gt;1 tahun), pencatatan detail (nama, jumlah, nomor batch, tanggal expired date, harga), penyimpanan di ruang/box karantina, pelaporan ke Dinas Kesehatan, dan pemusnahan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Kementerian Kesehatan. Proses pemantauan dilakukan rutin melalui stok opname bulanan sehingga mencegah penggunaan obat kedaluwarsa pada pasien. Sistem ini telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, namun diperlukan peningkatan melalui penerapan sistem informasi stok berbasis digital dan metode First Expired, First Out (FEFO) untuk meminimalkan risiko penumpukan obat expired date.</p> Zuhra Baitina Meutia Zuhra Fitri Yani Copyright (c) 2025 Zuhra Baitina, Meutia Zuhra, Fitri Yani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 209 130 10.54460/jifa.v10i2.209 Hubungan Self Care Dan Sedentary Lifestyle Dengan Prevalensi Penyakit Jantung Koroner Di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/147 <p><em>Sedentary lifestyle can increase the risk of coronary heart disease characterized by lack of physical activity and the length of time spent sitting or lying down. Sedentary lifestyle is a condition of lack of physical activity that can inhibit the risk of coronary heart disease, one way to prevent it is with good self-care, including stress management, healthy eating patterns, and sufficient physical activity. This study aims to explore the relationship between self-care and sedentary lifestyle with the prevalence of coronary heart disease at the dr. Zainoel Abidin Banda Aceh General Hospital. This study uses a descriptive correlative method with a cross-sectional design. The study population of coronary heart disease patients at the dr. Zainoel Abidin Banda Aceh General Hospital using a purposive sampling technique totaling 278 people. Data collection tools using the Self Care Of Coronary Heart Disease Inventory and Sedentary Behavior Questionnaire. Data were analyzed using the Chi-Square test. The results showed that there was a relationship between self-care and sedentary lifestyle with the prevalence of coronary heart disease (p-Value 0.039 &lt;0.05). The importance of promoting self-care and reducing sedentary lifestyle habits as an effort to prevent coronary heart disease.</em></p> Irna Silvia al Amna Teuku Samsul Bahri Ahyana Copyright (c) 2025 Irna Silvia al Amna Irna https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 69 78 10.54460/jifa.v10i2.147 Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep Di Pukesmas Muara Satu Lhokseumawe https://jurnal.stikeslhokseumawe.ac.id/index.php/jikias/article/view/207 <p>Kementerian Kesehatan RI menetapkan standar waktu tunggu maksimal 30 menit untuk resep non-racikan dan 60 menit untuk resep racikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran waktu tunggu pelayanan resep di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe serta kesesuaiannya dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara observasi langsung pada 100 sampel resep, yang terdiri dari 73 resep non-racikan dan 27 resep racikan. Data diperoleh dengan mencatat waktu penerimaan resep dan waktu penyerahan obat, kemudian dihitung rata-rata waktu tunggu setiap kategori resep. Analisis dilakukan secara univariat untuk membandingkan hasil dengan standar waktu tunggu yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu resep non-racikan adalah 2 menit, sedangkan resep racikan 5 menit. Kedua hasil tersebut masih berada di bawah standar maksimal yang ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa pelayanan resep di Puskesmas Muara Satu sudah sesuai dengan SOP internal dan SPM Kementerian Kesehatan. Faktor jumlah item obat terbukti mempengaruhi lamanya waktu tunggu, namun tetap dalam kategori sesuai standar. Dengan demikian, mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe telah memenuhi indikator pelayanan yang baik. diharapkan hasil penelitian ini dapat mendukung&nbsp; peningkaan dan informasi untukmempertahankan kualitas pelayanan kefarmasian kepada masyarakat.</p> Adilla Syahira Meutia Zuhra Riri Safriani Copyright (c) 2025 Adilla Syahira, Meutia Zuhra, Riri Safriani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-01 2025-12-01 10 2 109 116 10.54460/jifa.v10i2.207