Tingkat Stres Ibu Menyusui Dalam Memberikan Asi Eklusif Di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh
DOI:
https://doi.org/10.54460/jifa.v10i2.144Keywords:
Tingkat Stres, Ibu Menyusui, ASI EksklusifAbstract
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif di Indonesia masih rendah yaitu hanya sebesar 20%. Pemberian ASI eksklusif yang rendah akan berdampak negatif bagi bayi yaitu stunting, imun bayi yang lemah dan mudah terserang penyakit. Salah satu penyebab utama rendahnya pemberian ASI eksklusif adalah Stres yang dialami pada ibu menyusui. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi tingkat stres ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional Study. Populasi penelitian ibu menyusui yang memiliki usia bayi 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh yang berjumlah 547 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dan Proportional Sampling berjumlah 94 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Kessler psychological Distress dengan nilai reliabel 0,93. Data dianalisis menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas tingkat stres ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif berada pada kategori ringan 44 responden (44,6%). Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat meningkatkan promosi ASI eksklusif dengan dengan melibatkan anggota keluarga dalam proses edukasi, agar mereka dapat mendukung ibu menyusui, mengurangi beban ibu menyusui dan membantu menciptakan lingkungan yang kondusif, sehingga stres yang dialami ibu berkurang.
References
Alfira, D., usman mayasari, A., & Sukamti, N. (2023). Hubungan tingkat stres ibu dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di Jurangmangu Barat Tanggerang Selatan. 5, 2875–2882.
Ampu Nufrida, M. (2021). Hubungan tingkat pendidikan ibu dengan pemberian asi eksklusif pada bayi di puskesmas neomuti tahun 2018. 2(12), 9–19.
Hastuti, B. W., Machfudz, S., & Budi Febriani, T. (2020). Hubungan Pengalaman Menyusui Dan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di Kelurahan Barukan, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 6(4), 179–187. https://doi.org/10.20885/jkki.vol6.iss4.art3
Kemenkes RI. (2023). Perhatikan Posisi dan Perlekatan Saat Menyusui. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://ayosehat.kemkes.go.id/perhatikan-posisi-dan-perlekatan-saat menyusui.
Kemenkes RI. (2024). Manfaat Pemberian ASI Eksklusif. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/3245/manfaat-pemberian-asi-eksklusif.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Octaviani, N. A., Santi, K. M. Y., & Purnamaningrum, Y. E. (2022). Tingkat Stres Ibu Dan Pemberian ASI Eksklusif Pada Masa Pandemi COVID-19 Address : Email : Phone : 5(3), 685–696.
Pan American Health Organization. (2019). Exclusive breastfeeding in infants under six months of age. https://www.paho.org/en/enlace/exclusive-breastfeeding-infant-under-six-months-age.
Regency, L. (2023). Hubungan Waktu Menyusui dengan Tingkat Stres pada Ibu PostPartum di Puskesmas Sukodono Kabupaten Lumajang . The Relationship between Breastfeeding Time and Stress Levels in Post Partum Mothers at Sukodono Health Center ,. 2(2), 19–25.
WHO. (2023a). Infant and Young Child Feeding. Retrieved form. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 cici eria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) ;





