Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan Di Aceh
DOI:
https://doi.org/10.54460/jifa.v9i2.111Keywords:
Perilaku Sosial Budaya, kehamilanAbstract
Perkembangan sosial budaya dalam masyarakat merupakan suatu tanda bahwa masyarakat dalam suatu daerah tersebut telah mengalami suatu perubahan dalam proses berfikir. Perubahan sosial dan budaya bisa memberikan dampak positif maupun negatif. Perilaku sosial budaya dalam merawat ibu hamil juga terus berkembang dari generasi ke generasi, menjadi sebuah peraturan tidak tertulis yang harus dipatuhi ibu postpartum dan keluarga agar tidak mendapat hukuman sosial ataupun karma Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku ibu selama hamil sesuai sosial budaya di Kemukiman Tgk Syik di Manyang Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif Sampel sebanyak 68 orang, dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket dan dianalisa secara computerisasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa penerapan perilaku sosial budaya selama masa kehamilan pada ibu hamil di Kemukiman Tgk Syik di Manyang Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen sebagian besar pada kategori kadang-kadang (58,8%). Diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat mengevaluasi kebijakan institusi pelayanan kesehatan ibu hamil dan menambah pemahaman tentang sosial budaya dalam kehamilan bagi tenaga kesehatan, agar dapat memberikan edukasi dan penyuluhan tentang sosial budaya yang negatif dan positif pada ibu hamil.
References
Andala, S., & Safitri, M. (2023). Penggunaan Obat Tradisional Untuk Menurunkan
Tekanan Darah Pada Lansia The use of folk remedies to lower blood pressure
in the elderly Agusri. In Jurnal Assyifa’ Ilmu Kesehatan (Vol. 8, Issue 2).
Ashriady. (2022). Aspek Sosial Budaya dalam Perawatan Kehamilan pada Masyarakat Pesisir Kabupaten Mamuju. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) Vol. 13 No. 1, Mei, 53-65.
Badriana. (2022). Persepsi Majelis Adat Aceh Terhadap Peusijuk Tujuh Bulan Pada Wanita Hamil Dalam Masyarakat Aceh di Kota Langsa. . Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan, 9 (1), 108-120.
Iffah. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Dengan Mitos Kehamilan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Langsa Barat Kota Langsa. Jurnal Sains dan Aplikasi Volume VIII, No.2 Oktober.
Irwan. (2020). Etika dan Perilaku Kesehatan. Yogyakarta: Absolute Media.
Kartini. (2022). Aspek Budaya selama Kehamilan pada Masyarakat Suku Jawa. Jurnal Kesehatan, vol 11, no. 2, Edisi Desember .
Khana, F. (2023). Gambaran Faktor Budaya Dalam Asuhan Kebidanan Ibu Nifas Di Desa Buket Linteung Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Kesehatan, Teknologi, dan Sains Volume 2, Nomor 1, Maret.
Kholid, A. (2019). Promosi Kesehatan. Jakarta: Raja Grafindo.
Kurnia, L., & Galaupa, R. (2023). Pengaruh Pengetahuan Dan Budaya Terhadap Perawatan Masa Nifas Pasca Persalinan Normal Dan Sectio Caesarea Di Wilayah Kerja Puskesmas Danau Indah. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 8 (4) .
Lisna, I., Mariyati, & Suryawati, I. (2023). Penerapan Perawatan Tradisional Aceh Pada Ibu Postpartum. Jurnal Assyifa’ Ilmu Kesehatan, Vol. 8 No. 2 : Juli-Desember.
Machfoedz, I. (2019). Metodelogi Penelitian Kuantitatif & Kualitatif Bidang kesehatan, Keperawatan, Kebidanan, kedokteran. Yogyakarta: Fitramaya.
Mariyati, & Tumansery, G. (2018). Perawatan Diri Berbasis Budaya Selama Masa Nifas pada Ibu Post Partum. Jurnal Ilmu Keperawatan, Vol. 6, No. 1, 1-10.
Rohmah, S., & Lestari, R. (2023). Pengaruh Sikap Ibu Hamil dan Lingkungan Sosial Budaya Terhadap Mitos-Mitos Dalam Kehamilan di Dusun Sindangasih Ciakar Cipaku Ciamis. Borneo Nursing Journal (BNJ), Vol. 5, No. 2, Juli, 34-41.
Siregar, A. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Mitos Kehamilan Dengan Pelayanan ANC di Wilayah Kerja Puskesmas Teupah Selatan Kabupaten Simeulue. . Maieftiki Journals Vol 3 No 1.
Umami. (2018). Internalisasi Budaya Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas. JIM FKep Volume III No.4.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Mariyati, Zahratul Misna, Sarah Nadiya, Agusri, Dewi Hardiyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) ;





