Hubungan Pola Konsumsi Kopi Dengan Kejadian Gastritis Pada Penderita Gastritis

Authors

  • Riski Maulidya STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe
  • Ida Suryawati STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe
  • Marlina STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe

DOI:

https://doi.org/10.54460/jifa.v8i1.64

Keywords:

Gastritis, Kopi, Kafein

Abstract

Kafein yang terkandung didalam kopi bisa membuat perut kembung.  Gastritis merupakan peradangan yang terjadi pada mukosa lambung. Kafein apabila dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan ketegangan otot, merangsang kerja jantung, dan meningkatkan sekresi asam lambun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola konsumsi kopi terhadap kejadian gastritis pada penderita gastritis di Poli Umum Puskesmas Makmur Kabupaten Bireuen. Jenis Penelitin yang digunakan dalam penelitian adalah desain korelatif, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita gastritis yang datang ke poli umum puskesmas makmur yang berjumlah 74. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 08 Juli /d 20 Agustus tahun 2021.  Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 60 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. hasil penelitian maka didapatkan bahwa, dari 74  responden (100%) di Poli Umum Puskesmas Makmur Kabupaten Bireuen dapat diketahui bahwa pola konsumsi kopi dengan kejadian gastritis dengan nilai p value 0,000 < 0,05, yang bearti terdapat pengaruh yang signifikan pola konsumsi kopi dengan kejadian gastritis.Kesimpulan Kafein yang terkandung di dalam kopi dapat mempercepat proses terbentuknya asam lambung. Hal ini membuat produksi gas dalam lambung berlebih sehingga sering mengeluh sensasi gembung di perut. Saran agar responden bisa yang menderita gastritis bisa mengubah kebiasan minum kopi.

References

Dinkes Kabupaten Provinsi Aceh. Profil Kesehatan Provinsi Aceh 2021. Kota Bireuen 2021.

Diatsa, bagas. 2016. Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Gastritis Pada Remaja Di Pondok Al-Hikmah, Trayon, Karanggede Boyolali. Surakarta. FIK Universitas Muhammadiyah Surakarta

Hardi, K dan Huda Amin, N. 2015. Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis Dan Nanda Nic-Noc. Yogyakarta : Mediaction

Ilham, Muhammad Ishak, dkk. 2019. Hubungan Pola Konsumsi Kopi Terhadap Kejadian Gastritis Pada Mahasiswa Muhammadiyah Parepare. Manusia Dan Kesehatan, 2. Jurnal UM Prepare

Magdalena, Ida. 2017. Asuhan Keperawatan pasien dengan gangguan sistem pencernaan. Yogyakarta : Pustaka Baru Press

Marhaenanto, Bambang, dkk. 2015. Penentuan lama sangria kopi berdasarkan variasi derajat sangria menggunakan medel warna RGB Pada pengolahan citra digital (digital image processing).

Mansjoer. 2015. Kapita Selekta Kedokteran Cetakan V. Jakarta : Media Aesculapius. 2015. Kapita Selekta Kedokteran Edisi Ketiga Jilid I. Jakarta : Media Aesculapius

Onibala, F, dkk. 2017. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis di wilayah kerja puskesmas bahu kota manado.

Potter, P.A, Perry, A.G. Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses, dan Praktik. Edisi 4. Volume 2. Alih Bahasa : Renata Komalasari, dll. Jakarta : EGC

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). 2018. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementrian RI tahun 2018.

Rahardjo, Pudji. 2015. Kopi; Panduan Budi Daya Dan Pengolahan Kopi Arabika dan Robusta, Cetakan 2. Jakarta : Penebar Swadaya

Selviana, B.Y. 2015. Effect of caffe and stress with the incidence of Gatritis. JMAJORITY, 4 (1).

Syam, Surya Darmawan, dkk. 2020 Faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis di puskesmas kabupaten bone. Hasanuddin journal of public health, 1(2). Halaman 174.

World Health Organization. Global Report on Gastritis. France WHO 2018

Wahyuni, Syamsu Dwi. 2017. Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Gastritis Pada Remaja. Global Health Science

Widjadja, DS. 2018. Patologi Anatomi Sistem Gastrointestinal. Dalam Tentir Gastrointestinal. Jakarta. FKUI

Downloads

Published

2023-08-27

How to Cite

Riski Maulidya, Ida Suryawati, & Marlina. (2023). Hubungan Pola Konsumsi Kopi Dengan Kejadian Gastritis Pada Penderita Gastritis . Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe, 8(1), 74–81. https://doi.org/10.54460/jifa.v8i1.64

Issue

Section

Articles