STRATEGI ORANG TUA DALAM MENGAJAR DAN MENDIDIK ANAK DALAM PEMBELAJARAN DIRUMAH SELAMA PANDEMI COVID-19
DOI:
https://doi.org/10.54460/jifa.v6i2.14Keywords:
Strategi, Mengajar dan mendidik, Covid-19Abstract
Berdasarkan survey data awal yang dilakukan peneliti pada 10 orang ibu yang memiliki anak usia sekolah
diperoleh hasil 6 diantaranya mengatakan anaknya tidak tertarik saat melakukan pembelajaran dirumah dan 4
lainnya tertarik melakukan pembelajaran di rumah.Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimanakah
strategi orang tua dalam mengajar dan mendidik anak dalam pembelajaran dirumah selama pandemi Covid-19
di Gampong Meunasah Cut Kecamatan Peudada Kabupaten BireuenMetode penelitian ini bersifat deskriptif
dengan jumlah responden 40 responden di gampong meunasah cut kecamatan peudada kabupaten bireuen
dengan mengunakan tekhnik total sampling, pengumpulan data dilakukan pada tanggal 11 sampai dengan 15
agustus 2021. Data didapatkan melalui pembagian kuesioner.Hasil penelitian didapatkan Strategi metode
diskusi diperoleh sebanyak 30 respon den(75,0%),metode bermain sebanyak 28 responden(70,0%),metode
bercerita sebanyak 28 responden (70,0%),metode gambar sebanyak 27 responden (67,5%),dan metode diskusi
sebanyak 21 responden (52,5%)Orang tua diharapkan dapat menjadi teman bercerita bermain belajar dan
diskusi dengan anak dan mendukung anak dalam proses pembelajaran apalagi dalam kondisi pandemi seperti
ini,orang tua juga diharapkan selalu berperan aktif dalam mengajar dan mendidik anaknya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Nunung Oktaviani, Inong Sri Rahayu, Liza Wahyuni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) ;





