Hubungan Pengetahuan Masyarakat Tentang COVID-19 Dengan Kepatuhan Menerapkan Protokol Kesehatan Masa Pademi
DOI:
https://doi.org/10.54460/jifa.v7i2.37Abstract
ABSTRAK
Pengetahuan masyarakat tentang covid-19 yang mampu memahami pengertian, tanda dan gejala,serta pencegahan covid-19 akan mampu melaksanakan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai salah satu pencegahan dalam memutus rantai penyebaran covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan masyarakat tentang covid dengan kepatuhan menerapkan protokol kesehatan masa pandemi covid. Jenis penelitian
ini kuantitatif menggunakan Desain Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel
berjumlah 82 responden dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 07 sampai dengan 14 Juli 2021. Alat ukur yang digunakan kuesioner dengan cara penyebaran. Hasil penelitian menggunakan analisa uji Chi-Square menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat tentang covid-19 dengan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan dengan nilai p-value=0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pengetahuan masyarakat tentang covid-19, maka dalam penerapan protokol kesehatan akan semakin patuh.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Intan Parwinda, Novia Rizana, Nanda Fitria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) ;





