Pengaruh Senam Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Di Puskesmas Bebesan
DOI:
https://doi.org/10.54460/jifa.v7i2.40Abstract
ABSTRAK
Gangguan tidur pada lansia adalah sebuah hal yang sering dialami oleh kelompok usia lanjut. Gangguan tidur pada lansia ini disebabkan oleh banyak faktor seperti terganggunya efesiensi tidur (jam tidur yang belum tercukupi) dan ganggguan aktifitas di siang hari seperti sering mengantuk di siang hari. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tidur pada lansia adalah dengan senam lansia, Senam lansia merupakan olahraga yang ringan dan mudah dilakukan, senam lansia dapat bermanfaat bagi tubuh lansia seperti membantu tubuh lansia menjadi lebih kuat dan meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur pada lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam terhadap kualitas tidur pada lansia di Puskesmas Bebesen. Penelitian ini menggunakan desain Quasi experiment dengan one group pretest and posttest design. Sampel penelitian ini sebanyak 44 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisa data yang digunakan adalah uji Mc. Nemar Test. Hasil penelitian di dapatkan nilai sig. (2-tailed) = 0,000. (Sig. (2-tailed) < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kualitas tidur sebelum dan setelah dilakukan senam sehingga terdapat pengaruh senam terhadap kualitas tidur pada lansia di Puskesmas Bebesen. Dengan demikian diharapakan lansia yang memiliki kualitas tidur buruk dapat melakukan senam secara rutin dan dapat meningkatkan kualitas tidur pada lansia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Fika Mahar, Yusri, Nanda Fitria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) ;





